Usai Lakukan Pemantauan Lewat Patroli Dialogis, Kapolres Belu Terjunkan Anggota Jaga SPBU, Pastikan Distribusi BBM Berjalan Aman, Lancar dan Sesuai Prosedur
Polres Belu terus memperkuat pengawasan terhadap distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Belu. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan aman, tertib, lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Setelah dua hari sebelumnya memantau langsung kondisi sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) melalui patroli dialogis, Kapolres Belu AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H., S.I.K., mengambil langkah lanjutan dengan menempatkan personel kepolisian di sejumlah SPBU.
Terdapat 5 (lima) SPBU dalam kota yang mendapat pengamanan personel kepolsian diantaranya yakni SPBU Fatubenao, Halifean, Wekatimun, Sesekoe dan SPBU Fatukbot (Motabuik).
Penempatan personel tersebut bertujuan untuk melakukan pemantauan sekaligus pengamanan aktivitas pelayanan BBM, terutama pada saat terjadi antrean kendaraan maupun peningkatan aktivitas masyarakat yang hendak mendapatkan BBM.
Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H.,S.I.K menegaskan, kehadiran anggota di SPBU bukan hanya untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memastikan seluruh proses pelayanan dan distribusi BBM berlangsung secara tertib serta tidak menimbulkan gangguan kamtibmas.
"Mulai hari ini, jumat 25 september 2026. Personel khususnya dari anggota Bhabinkamtibmas di wilaayah kota, kita tempatkan di SPBU untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus melakukan pemantauan terhadap proses pelayanan dan distribusi BBM agar berjalan sesuai prosedur" ujar Kapolres Belu.
"Kehadiran kita disana (SPBU) tidak saja hanya melakukan pengawasan, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat khususnya para pengendara yang datang mengantri agar tetap tertib dan mengikuti ketentuan selama proses pengisian BBM"tambahnya.
Selain melibatkan personel Bhabinkamtibmas dalam pengamanan di SPBU, Kapolres Belu juga dalam surat perintah tugasnya, menerjukan personel Reskrim, Intelkam, Lantas, Binmas dan Samapta guna mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan keamanan serta melakukan deteksi dini guna mencegah dan mengungkap bilamana terjadi penyalahgunaan BBM.
"Untuk personel Reskrim dan Intelkam kita libatkan sesuai dengan tugas pokoknya untuk memetakan dan mendeteksi oknum-oknum nakal yang melakukan penyalahgunaan BBM bersubisi, kalau ditemukan tentunya kita akan lakukan tindakan tegas sesuai prosedur"tegas Kapolres Belu.
"Sementara dari Lantas, Binmas dan Samapta tugasnya memonitoring setiap SPBU, bilamana terjadi antrean panjang maka ketiga fungsi ini akan melakukan pengaturan lalu lintas dan melakukan imbauan ke pengendara untuk tertib sehingga tidak terjadi keributan maupun kemacetan"tambah Kapolres Belu.
Kapolres Belu mengungkapkan, langkah ini sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di tengah meningkatnya aktivitas warga di SPBU.
Kapolres Belu juga menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan guna memastikan distribusi BBM berlangsung secara aman, lancar dan sesuai ketentuan.
"Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan dengan baik. Jika ditemukan adanya persoalan di lapangan, akan segera kita koordinasikan dengan pihak terkait untuk mencari solusi dan mencegah agar tidak berkembang menjadi permasalahan yang besar dan berulang-ulang" pungkas Kapolres Belu.
Mantan Kapolres Lembata ini juga mengajak seluruh pengelola SPBU dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta mengikuti prosedur yang telah ditetapkan, sehingga distribusi BBM di wilayah Kabupaten Belu dapat berjalan aman, lancar dan kondusif.


Humas Polres Belu

