Turunkan 290 Personel Gabungan, Kapolres Belu: Polri Bersama Inskait Siap Amankan Perayaan Paskah 2026 di Wilayah Tapal Batas

Turunkan 290 Personel Gabungan, Kapolres Belu: Polri Bersama Inskait Siap Amankan Perayaan Paskah 2026 di Wilayah Tapal Batas
Foto Kapolres Belu saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Semana Santa Turangga 2026, selasa (31/3/2026)

Dalam menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat dalam perayaan Paskah, Kepolisian Negara Republik Indonesia khususnya Polres Belu selama 15 hari menggelar operasi Semana Santa Turangga 2026.

Kaitan dengan operasi tersebut,, Polres Belu sudah mempersiapkan secara matang pengamanan di wilayah kabupaten Belu yang berbatasan dengan negara RDTL (Timor Leste), baik persiapan personel sarana dan prasarana maupun pola pengamanannya.

Dijelaskan Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H.,S.I.K, dalam operasi Semana Santa tahun ini, jumlah personel yang dilibatkan sebanyak 290 orang yang terdiri dari 158 personel Polres Belu dan didukung 132 personel dari instansi terkait antara lain dari Brimob Kompi 1 Yon A Pelopor, jajaran TNI, Dishub Darat, Sat Pol PP, PLBN Motaain, PLN, Pemadam Kebakaran, dinas kesehatan, jasa raharja, ASDP, Angkasa Pura serta Senkom Polri.

Pengamanan perayaan paskah ini juga didukung Orang Muda Katholik, Pemuda Kristen, remaja Mesjid, Paguyuban Jawa serta THS/THM.

"Ratusan personil gabungan yang dilibatkan ini akan melaksanakan pengamanan di 44 gereja saat pelaksanaan ibadah serta pengamanan di pusat perbelanjaan, tempat wisata, Bandara, pelabuhan, PLBN Motaain serta titik-titik perbatasan wilayah Kabupaten Belu"jelas Kapolres Belu.

Masih terkait pengamanan dalam operasi Semana Santa, orang nomor satu di Polres Belu ini mengungkapkan, pihaknya juga telah menyediiakan Pos PAM, Pos Pelayanan dan Pos PAM Terpadu di sejumlah titik, untuk memantau aktivitas masyarakat yang akan beribadah dan merayakan libur Paskah.

"Kita telah bangun beberapa pos salah satunya pos pelayanan dengan lokasi di pasar baru, mengingat sebagai pusat perbelanjaan yang perlu diamankan untuk mengantisipasi tindakan kriminal dan kecelakaan lalu lintas. Kemudian Pos Terpadu berada di bandara A.A Bere Tallo dan pelabuhan Atapupu untuk memantau aktivitas masyarakat yang akan pergi maupun datang ke Belu. Kemudian juga Pos Terpadu di perbatasan PLBN ini kerjasama dengan Satgas Pamtas dan PLBN untuk memantau aktivitas warga yang keluar masuk Timor Leste" urai Kapolres Belu.

"Masing-masing pos ditempati anggota yang dipimpin oleh Perwira. Selain itu kita juga siagakan Tim patroli yang nantinya selama operasi melaksanakan patroli dalam kota, tempat ibadah, pusat perbelanjaan, tempat wisata maupun tempat yang dianggap rawan kamtibmas”pungkas Kapolres Belu.

Untuk diketahui, saat ini Polri bersama TNI dan stakeholder terkait menggelar Operasi Kewilayahan dengan sandi “Semana Santa Turangga 2026”,  yang dilaksanakan selama 15 hari, mulai tanggal 1 hingga 15 April 2026.