Beri Rasa Aman dan Cegah Laka Lantas di Momentum Paskah, Personel Pos Pelayanan Ops Semana Santa 2026 Polres Belu Rutin Atur Lalu Lintas dan Patroli di Pasar

Beri Rasa Aman dan Cegah Laka Lantas di Momentum Paskah, Personel Pos Pelayanan Ops Semana Santa 2026 Polres Belu Rutin Atur Lalu Lintas dan Patroli di Pasar

Arus lalu lintas yang padat ditambah pengendara yang melawan arus kerap menyebabkan jalan raya kompleks pertokoan pasar baru terlihat macet.

Kepadatan arus lalu lintas ini kembali ditemui anggota Polres Belu yang sedang bertugas di Pos pelayanan operasi Semana Santa Turangga 2026, kamis (2/04/2026).

Dari pantauan Humas di lapangan, tampak Kaur Bin Ops Satres Narkoba, IPTU Flavito M.Da Silva selaku Ka.Tim pos pelayanan bersama anggota jaga, berjibaku mengatur lalu lintas di sepanjang pertokoan sekaligus mengarahkan pengendara untuk tidak melawan arus agar tidak menyebabkan kemacetan.

Selain mengatur arus lalu lintas, anggota Pos pelayanan pasar baru melakukan patroli dengan jalan kaki di kompleks pasar sembari memberikan imbauan kepada masyarakat pengunjung pasar dan juga para pedagang.

Penempatan pos pelayanan di pasar baru kata Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H.,S.I.K, agar lebih mudah melayani masyarakat, bilamana ada gangguan kamtibmas serta meminimalisir kecelakaan lalu lintas.

“Pasar baru setiap harinya selalu ramai dikunjungi masyarakat terlebih menjelang perayaan hari-hari besar agama sehingga di gelaran operasi Semana Santa ini, kita tempatkan pos pelayanan dengan tujuan untuk menciptakan situasi aman dan nyaman selama perayaan Paskah"jelas Kapolres Belu.

"Selain fokus utama kita pada lalu lintas, anggota yang bertugas selama 1x24 jam disana (pasar), juga melakukan kegiatan Preemtif, Preventif guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas di pasar baru. Teknisnya, secara intensif melakukan patroli dialogis sembari memberikan pesan kamitbmas ke masyarakat. Kalau ada dugaan-dugaan yang melanggar pidana, kita lakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku"lanjut Kapolres Belu.

Turunkan 290 Personil Gabungan, Polri Bersama Instansi Terkait Amankan Ratusan Gereja dan Oyek Vital di Tapal batas

Kaitan dengan operasi Semana Santa yang tengah bergulir, Polres Belu sudah mempersiapkan secara matang pengamanan di wilayah kabupaten Belu yang berbatasan dengan negara RDTL (Timor Leste), baik persiapan personil, sarana dan prasarana maupun pola pengamanannya.

Dijelaskan Kapolres Belu, dalam operasi Semana Santa tahun ini, jumlah personel yang dilibatkan sebanyak 290 orang yang terdiri dari 158 personel Polres Belu dan didukung 130 personil dari instansi terkait antara lain dari Brimob Kompi 1 Yon A Pelopor, jajaran TNI, Dishub Darat, Sat Pol PP, PLBN Motaain, PLN, Pemadam Kebakaran, dinas kesehatan, jasa raharja, ASDP, Angkasa Pura serta Senkom Polri.

Pengamanan perayaan paskah ini juga didukung Orang Muda Katholik, Pemuda Kristen, remaja Mesjid, Paguyuban Jawa serta THS/THM.

Ratusan personil gabungan ini nantinya melaksanakan pengamanan di 44 gereja saat pelaksanaan ibadah, pusat perbelanjaan, tempat wisata, Bandara, pelabuhan serta titik-titik perbatasan wilayah Kabupaten Belu.

Masih terkait pengamanan dalam operasi Semana Santa, orang nomor satu di Polres Belu ini mengungkapkan, pihaknya juga telah menyediiakan Pos PAM, Pos Pelayanan dan Pos PAM Terpadu di sejumlah titik, untuk memantau aktivitas masyarakat yang akan beribadah dan merayakan libur Paskah.

"Kita telah bangun beberapa pos, dengan lokasi di pasar baru, mengingat sebagai pusat perbelanjaan yang perlu diamankan untuk mengantisipasi tindakan kriminal. Kemudian Pos Terpadu berada di bandara A.A Bere Tallo PLBN Motaain dan pelabuhan Atapupu untuk memeriksa baik yang akan pergi maupun datang. Khusus Pos Terpadu di perbatasan PLBN ini kerjasama dengan Satgas Pamtas untuk mengantisipasi warga yang keluar masuk Timor Leste" urai Kapolres Belu.

"Masing-masing pos ditempati anggota yang dipimpin oleh Perwira. Selain itu kita juga siagakan Tim patroli yang nantinya selama operasi melaksanakan patroli dalam kota dan tempat wisata maupun tempat yang dianggap rawan kamtibmas”pungkas Kapolres Belu.

Untuk diketahui, saat ini Polri bersama TNI dan stakeholder terkait menggelar Operasi Kewilayahan dengan sandi “Semana Santa Turangga 2026”,  yang dilaksanakan selama 15 hari, mulai tanggal 1 hingga 15 April 2026.