Jaga Ketersediaan BBM dan Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Kapolres Belu Lakukan Koordinasi dengan Pertamina Fuel Terminal Atapupu

Jaga Ketersediaan BBM dan Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Kapolres Belu Lakukan Koordinasi dengan Pertamina Fuel Terminal Atapupu

ATAMBUA – Menyikapi antrean bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Belu beberapa hari belakangan ini, Kapolres Belu AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H., S.I.K., bersama jajaran menyambangi Pertamina Fuel Terminal Atapupu, di Desa Jenilu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu.

Kedatangan Kapolres Belu sekitar pukul 12,00 WITA usai melaksanakan razia gabungan bersama BNNK Belu di pelabuhan Atapupu, Senin, (19/10/ 2026), disambut hangat Kepala (Fuel Terminal Manager) PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Atapupu, Danafia Permana beserta Staf.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Atapupu,  membahas situasi terkini, ketersediaan stok, serta kelancaran pendistribusian BBM, khususnya BBM bersubsidi bagi masyarakat.

Dalam koordinasi tersebut, Kapolres Belu menyampaikan perhatian terhadap antrean BBM di sejumlah SPBU. Dirinya berharap komunikasi dan kerja sama antara Polres Belu dan Pertamina terus diperkuat, terutama dalam pendataan serta pengawasan penyaluran BBM bersubsidi, sehingga kondisi riil di lapangan dapat diketahui dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Di sisi lain, Polres Belu terus melakukan patroli dan pemantauan ke seluruh SPBU di Kabupaten Belu guna menjaga ketertiban, mengantisipasi antrean panjang, serta mencegah kemungkinan penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Pengawasan di SPBU juga menjadi bagian dari upaya memastikan proses pengisian berlangsung tertib dan penyaluran BBM sesuai ketentuan. Kepolisian turut mengantisipasi praktik pengisian berulang yang berpotensi mengganggu pemerataan distribusi kepada masyarakat.

Kapolres menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan, mencegah penyimpangan, serta mengantisipasi persoalan yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.

Sementara itu, Kepala PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Atapupu menjelaskan, pihaknya bertanggung jawab atas penyaluran BBM sesuai kuota yang telah ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Wilayah distribusi Fuel Terminal Atapupu mencakup Kabupaten Belu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kabupaten Malaka, serta penyaluran untuk Dili, Timor-Leste.

Berdasarkan data stok yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, ketersediaan Pertalite di wilayah distribusi masih diperkirakan mencukupi untuk delapan hingga sepuluh hari ke depan.

Sementara itu, stok Solar per 18 Oktober 2026 diperkirakan masih mencukupi kebutuhan sekitar 20 hari ke depan.

Kepala Pertamina Fuel Terminal Atapupu juga menjelaskan bahwa permintaan Solar dapat berubah mengikuti kondisi musim dan aktivitas proyek. Adapun Pertamax menghadapi kendala berupa rendahnya minat pembelian di sejumlah SPBU, yang berpotensi menyebabkan BBM tersimpan lebih lama.

DORONG RAPAT LINTAS SEKTOR DAN PENGAWASAN BERSAMA

Dalam pertemuan tersebut, Pertamina mengusulkan agar digelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Belu untuk membahas pengaturan distribusi BBM bersubsidi di wilayah setempat, khususnya di SPBU.

Langkah ini diharapkan dapat mengantisipasi antrean panjang sekaligus memastikan BBM dapat diakses secara lebih merata oleh masyarakat yang berhak.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Belu menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI dan juga Pertamina dalam mengawasi distribusi BBM, mulai dari penyaluran hingga penjualan di tingkat SPBU.

Melalui koordinasi ini, Polres Belu menegaskan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi dengan pihak terkait guna menjaga situasi tetap kondusif, mencegah penyalahgunaan distribusi BBM, serta mendukung penyaluran energi yang tertib dan tepat sasaran.

Pengawasan bersama dan keterbukaan informasi mengenai stok serta distribusi diharapkan menjadi langkah penting dalam menjawab keluhan masyarakat, mengurangi antrean di SPBU, dan menjaga agar kebutuhan BBM warga Kabupaten Belu dapat terpenuhi sesuai ketentuan.

Dalam kunjungannya ke Depo Pertamina Atapupu, Kapolres Belu didampingi Kabag Ops, Kasat Reskrim,  Kasat Samapta, Kapolsek Kakuluk Mesak, Kanit Tipiter Sat Reskrim serta Personel Sat Reskrim, Anggota Seksi Humas dan anggota Polsek Kakuluk Mesak.