Pimpin Gelar Pasukan, Wakapolres Belu Beberkan 9 Jenis Pelanggaran yang Jadi Sasaran Operasi Keselamatan Turangga 2026
Wakapolres Belu, KOMPOL Lorensius, S.H.,S.I.K memimpin upacara gelar pasukan operasi Keselamatan Turangga 2026, senin (02/02/2026) pukul 08.00 wita.
Upacara Gelar Pasukan ini dihadiri dihadiri pejabat yang mewakili Dandim 1605 Belu, Wadanyon A Pelopor Brimob Polda NTT, Para Kabag, Kasat, Kasubden POM IX Udayana Belu, Perwira Staf Polres Belu serta tamu undangan lainnya.
Membacakan amanat tertulis Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., Wakapolres Belu menuturkan, adapun sasaran operasi keselamatan meliputi segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata yang dapat menghambat dan mengganggu kamseltibcarlantas.
Wakapolres Belu menambahkan, terdapat 9 jenis pelanggaran yang menjadi fokus utama kepolisian dalam operasi keselamatan antara lain pertama tidak menggunakan helm dan berboncengan lebih dari 1 orang, kedua yakni kendaraan truk yang tidak standar pabrikan, menambah panjang rangka dan merubah Spesifikasi Teknis (spektek) dan ketiga, kendaraan pribadi yang menggunakan sirine, rotator, strobo bukan peruntukannya.
"Kemudian pelanggaran kasat mata serta pelanggaran yang dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas antara lain TNKB Ranmor yang tidak sesuai dengan aturan, atau spektek, kendaraan pribadi yang digunakan sebagai kendaraan travel; dan kendaraan angkutan barang yang digunakan sebagai angkutan orang;"beber Wakapolres Belu.
"Dan Berikutnya yang menjadi sasaran operasi kita yakni kendaraan penumpang yang tidak layak jalan, mengendarai kendaraan R2 dan R4 dibawah pengaruh Alkohol serta sasaran ke 9 yakni kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai pabrikan ( knalpot brong )"tambah Wakapolres Belu.
Dalam melaksanakan Operasi Keselamatan Turangga nantinya,mantan Wakapolres Sumba Barat ini berpesan kepada anggota Polri dan Instansi terkait agar bekerja sungguh-sungguh sehingga dapat Menekan Jumlah Korban Fatalitas Laka Lantas Dan Meminimalisir Kemacetan Lalu Lintas.
"Kepada seluruh personel agar senantiasa berdoa sebelum bertugas, mengutamakan keselamatan dengan mempedomani SOP, memperkuat sinergitas antarinstansi, mengedepankan sikap humanis, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merusak citra Polri"imbau Wakapolres Belu.
"Lakukan operasi keselamatan ini dengan baik tanpa menimbulkan komplain dari masyarakat. Mari Kita wujudkan kamseltibcar lantas yang mantap dengan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas"pungkas Wakapolres Belu.
Upacara Gelar pasukan Operasi keselamatan ditandai dengan penyematan Pita Operasi kepada perwakilan dari anggota Lantas, dan Subden Pom IX Udayana Belu.
Upacara ini diikuti personel Subden POM IX Udayana Belu, Kodim 1605 Belu, Brimob Kompi 1 Yon A Pelopor, personel Polres Belu dari Sat Samapta, Sat Lantas, Staf Gabungan, gabungan Sat Reskrim, Sat Intel dan Sat Narkoba serta Dispenda Kab.Belu.
Untuk diketahui,dalam rangka cipta kondisi Kamseltibcar Lantas menjelang Idul Fitri 1447 H, Polri di seluruh Indonesia serentak melaksanakan Operasi Kepolisian dengan sandi“Keselamatan 2026” yang dilaksanakan selama 14 hari, dimulai dari tanggal 2 februari sampai dengan 15 februari 2026.


Humas Polres Belu

