Dari Sterilisasi hingga Pengamanan Gereja, Polres Belu Bersama Brimob dan Inskait Sukses Amankan Perayaan Syukur 30 Tahun Imamat RD.Leonardus Mali, Pr
Demi memastikan perayaan iman berlangsung aman dan khidmat, Polres Belu didukung personel Brimob Kompi 1 Yon A Pelopor, Kodim 1605 Belu dan Instansi terkait lainnya, turun mengamankan rangkaian Perayaan Syukur 30 Tahun Imamat RD.Leonardus Mali, Pr, jumat (9/10/2026).
Pengamanan yang berlangsung di Gereja Katedral Santa Maria Immaculata Atambua, Kabupaten Belu, dilakukan secara terpadu, mulai dari sterilisasi gereja dan lokasi ramah tamah, pengamanan jalannya misa syukur, hingga kegiatan ramah tamah yang dihadiri sekitar 350 umat dan tamu undangan.
Sterilisasi oleh Brimob Pastikan Situasi Aman dari Ancaman benda berbahaya atau potensi teror
Sebelum misa dimulai, personel Brimob Kompi 1 Yon A Pelopor terlebih dahulu melaksanakan sterilisasi di dalam dan sekitar Gereja Katedral Santa Maria Immaculata Atambua.
Pemeriksaan meliputi ruang utama gereja, mimbar, kursi umat, kotak persembahan, tabernakel, ruang pengakuan, peralatan musik, hingga sejumlah fasilitas pendukung lainnya.
Sterilisasi juga dilakukan di area luar gereja, termasuk halaman parkir, taman doa, toilet, pos keamanan, lonceng, dan patung rohani. Pemeriksaan kemudian dilanjutkan di lokasi ramah tamah, yakni halaman dan Aula Keuskupan Atambua Lama atau Titik Nol Kilometer Atambua, dengan menyasar ruangan, dapur, toilet, panggung, tenda, kursi, area parkir, hingga kendaraan.
Wakapolres Belu Pimpin Apel Pengecekan Personel
Usai sterilisasi, pada pukul 13.30 WITA dilaksanakan apel pengecekan personel pengamanan yang dipimpin Wakapolres Belu, Kompol, Cecep Ibnu Ahmadi, S.I.K., S.H., M.H.
Apel tersebut melibatkan personel Kodim 1605/Belu, Brimob Batalyon A Pelopor Atambua, Polres Belu, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta unsur pendukung lainnya, termasuk THS-THM dan Orang Muda Katolik (OMK) Katedral Atambua.
Keterlibatan berbagai unsur ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan petugas dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib.
Misa Syukur Berlangsung Khidmat
Perayaan misa syukur dimulai pada pukul 15.40 WITA. Rangkaian acara diawali dengan perarakan RD. Leonardus Mali, Pr, dari Titik Nol Kilometer Atambua menuju Gereja Katedral Santa Maria Immaculata, dilanjutkan dengan perayaan Ekaristi, sambutan, berkat penutup, dan foto bersama.
Usai misa, RD. Leonardus Mali bersama rombongan menuju lokasi ramah tamah di Gedung Dekenat Lama. Perarakan tersebut diiringi tarian Likurai dan disambut dengan sapaan adat serta pengalungan selendang kepada imam yubilaris, Romo Deken, tamu VIP, dan undangan lainnya.
Suasana penuh sukacita dan kekeluargaan mewarnai perayaan yang menjadi momentum syukur atas 30 tahun perjalanan imamat RD. Leonardus Mali, Pr.
Kegiatan ramah tamah yang dimulai sekitar pukul 19.20 WITA turut diisi dengan hiburan, laporan panitia, testimoni tentang imam yubilaris, pemotongan tumpeng, penyerahan cendera mata, serta penyerahan simbolis bibit tanaman berupa kelapa ranjah, kelengkeng, dan sukun kepada penerima manfaat.
Acara juga dimeriahkan dengan pengumuman pemenang lomba storytelling bagi anak sekolah dasar, makan malam bersama, hiburan, serta kegiatan tebe bersama sebagai penutup.
Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Flores Timur, Bupati Sikka, Wakil Bupati Belu, pimpinan DPRD Provinsi NTT dari Fraksi Gerindra, pimpinan DPRD Kabupaten Belu, para imam Dekenat Belu Utara, imam konselebran, suster, frater, serta tokoh umat dari Kabupaten Belu, Timor Tengah Utara (TTU), dan Malaka.
Polres Belu Pastikan Situasi Tetap Kondusif
Selain menyiagakan personel di lokasi kegiatan, Aparat kepolisian juga ditugaskan untuk mengumpulkan informasi, koordinasi dengan panitia, serta deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Perkembangan situasi selama kegiatan tersebut turut dilaporkan secara berjenjang kepada pimpinan dalam hal ini Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H.,S.I.K.
Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu jalannya perayaan, sekaligus memastikan umat dan tamu undangan dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan nyaman.
Berkat koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh unsur pengamanan, rangkaian Perayaan Syukur 30 Tahun Imamat Romo Dr. Leonardus Mali, Pr, yang dihadiri sekitar 350 orang, berakhir pada pukul 20.20 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Kapolres Belu Apresiasi Pengamanan Misa Syukur Berjalan Aman dari Siang hingga Malam
Terkait suksesnya kegiatan tersebut, Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H.,S.I.K. menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan TNI-Polri dan pihak terkait yang telah melaksanakan tugas pengamanan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif dari siang hingga malam hari.
Apresiasi tersebut diberikan atas kesiapsiagaan, kedisiplinan, serta sinergi seluruh personel yang terlibat dalam menjaga keamanan selama perayaan syukur berlangsung.
Pengamanan dilakukan secara terpadu, mulai dari sterilisasi lokasi gereja, penjagaan di sekitar tempat kegiatan, hingga pengaturan situasi dan aktivitas masyarakat selama rangkaian acara berlangsung.
“Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel gabungan yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan profesionalisme. Berkat kerja sama dan kesiapsiagaan bersama, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman dan lancar dari siang hingga malam,” ungkap Kapolres Belu.
Mantan Kapolres Lembata ini juga menegaskan bahwa sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah serta dukungan masyarakat merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya pada kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak umat.
"Keberhasilan pengamanan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Polres Belu bersama TNI dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, sehingga umat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk tanpa rasa khawatir"ungkap Kapolres Belu.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan dalam situasi aman dan kondusif, Kapolres Belu berharap semangat kebersamaan, toleransi, serta kerja sama antara aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat terus terpelihara demi terciptanya situasi kamtibmas yang damai di Kabupaten Belu.


Humas Polres Belu

