Dukung Pelestarian Warisan Budaya Leluhur, Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa Hadiri Peresmian Rumah Adat Suku Slakwain Uma Dato

Dukung Pelestarian Warisan Budaya Leluhur, Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa Hadiri Peresmian Rumah Adat Suku Slakwain Uma Dato

Upaya menjaga dan melestarikan budaya serta tradisi adat di Kabupaten Belu terus mendapat perhatian dari berbagai pihak.

Hal ini terlihat saat Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H., S.I.K menghadiri peresmian atau pendinginan Rumah Adat Suku Slakwain Uma Dato Suri Asuk Tuan, yang berada di Kotafoun, Dusun Weberliku, Desa Tukuneno, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Rabu (30/9/2026).

Acara peresmian Rumah Adat Suku Slakwain, Uma Dato Suri Asuk Tuan, juga dihadiri Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, S.T,  Anggota DPRD Belu, Unsur OPD Belu, sejumah pejabat utama Polres Belu, Kapolsek Tasifeto Barat dan anggota serta tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.

Kehadiran Kapolres Belu bersama Wakil Bupati Belu dan sejumlah tamu undangan lainnya, menjadi bagian dari dukungan terhadap keberadaan rumah adat sebagai salah satu ruang penting dalam menjaga nilai-nilai budaya, persaudaraan serta kearifan lokal masyarakat Belu.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan disambut secara adat melalui prosesi Hase Hawaka, pengalungan selendang serta tarian Liku Rai.

Prosesi tersebut menjadi bentuk sapaan dan penghormatan kepada para tamu sekaligus ungkapan selamat datang, selamat duduk dan selamat menikmati sekapur sirih pinang.

Rangkaian acara peresmian ditandai dengan sejumlah prosesi simbolis, diawali dengan pengguntingan pita, pemotongan kue taar, serta pembukaan sampanye sebagai tanda bahwa Rumah Adat Suku Slakwain, Uma Dato Suri Asuk Tuan, secara resmi telah dibuka.

Suasana adat semakin terasa ketika dilanjutkan dengan prosesi adu satu pasang ayam taji sebagai bagian dari tradisi adat yang menyertai peresmian rumah adat tersebut.

Puncak prosesi ditandai dengan pemotongan satu ekor kerbau jantan. Prosesi ini menjadi simbol bahwa rumah adat telah resmi diresmikan sekaligus menjadi bagian dari ungkapan syukur dan penghormatan terhadap nilai-nilai adat yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Suku Slakwain.

Kapolres Belu di sela kegiatan tersebut mengungkapkan, kehadirannya dalam acara peresmian rumah adat tersebut merupakan bentuk dukungan dan penghormatan Kepolisian terhadap keberadaan lembaga adat serta kearifan lokal yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Kabupaten Belu.

Menurutnya, rumah adat bukan hanya menjadi tempat berkumpulnya keluarga besar suku, tetapi juga memiliki nilai penting sebagai wadah untuk menjaga persaudaraan, mempererat tali silaturahmi serta melestarikan adat dan budaya daerah.

“Saya selaku Kapolres Belu, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peresmian rumah adat tersebut. Rumah adat merupakan bagian penting dari identitas dan jati diri masyarakat. Melalui keberadaan rumah adat ini, kita berharap nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan dan kearifan lokal tetap terjaga serta diwariskan kepada generasi berikutnya,” ungkap Kapolres Belu.

"Dan kehadiran Polri dalam kegiatan adat ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat, menghormati kearifan lokal serta mendukung pelestarian budaya dan tradisi adat yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Kabupaten Belu"tambahnya.

Kapolres juga berharap sinergitas antara Kepolisian, tokoh adat, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Belu.

Peresmian Rumah Adat Suku Slakwain, Uma Dato Suri Asuk Tuan, ditutup dengan suasana penuh kebersamaan.

Momentum tersebut tidak hanya menjadi peristiwa penting bagi keluarga besar Suku Slakwain, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya masyarakat Belu.

Kapolres Belu bersama rombongan Pejabat Utama Polres Belu meninggalkan lokasi sekitar pukul 13.10 Wita. Sementara itu, rangkaian kegiatan adat lainnya masih berlangsung dan mendapat pengamanan ketat dari personel Polsek Tasifeto Barat.

Pengamanan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan adat dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar, sekaligus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang hadir.